Review Samsung Galaxy A02: Tawarkan Layar Dan Baterai Besar

Samsung A02 merupakan salah satu seri HP samsung yang dibanderol dengan harga terjangkau untuk kelas menengah kebawah. Namun telah ditambah bersama dengan spesifikasi tinggi, seperti menggunakan prosesor chipset Qualcomm SM4250 Snapdragon 450 bersama dengan CPU Octa-core 1.8 GHz Cortex-A53. Ponsel ini juga disempurnakan dengan dual kamera utama beresolusi besar dan kamera selfie yang mumpuni.
samsung galaxy a02 review
Di mana, Samsung Galaxy A02 miliki 2 slot untuk kartu SIM dan 1 slot untuk microSD di dalam satu paket. Hasil kameranya bisa dikatakan telah baik dan untuk merekam video juga cukup baik. Fokus pada kamera depan maupun belakang saat digunakan untuk merekam bisa dibilang baik gara-gara miliki perpindahan fokus yang cepat. Gadgetren – Galaxy A02 merupakan di antara handphone entry-level dari Samsung yang ada di Indonesia bersama dengan menawarkan fitur menarik di kelasnya. Penggemar gadget kerap tidak mengharapkan banyak soal kekuatan dari kamera smartphone entry-level. Namun Samsung Galaxy A02 menurut kita sediakan kualitas foto yang memuaskan untuk kondisi pencahayaan yang cukup.
Smartphone ini cocok bagi mereka yang membutuhkan sebuah perangkat terjangkau untuk school from home atau SFH. Di mana umumnya para pelajar memerlukan layar besar, baterai awet serta performa yang hanya sekadar cukup saja. Beradu di di dalam pasar yang sebenarnya udah padat bersama banyak kompetitor, apa saja yang buat perangkat ini menarik? Jika digunakan untuk bermain game yang cukup berat, pengguna tidak bisa mendapat pengalaman maksimal.

Spesifikasi Lengkap Hp Samsung Galaxy A02

Saat digunakan untuk bermain game Mobile Legends, pengaturan harus diubah ke pilihan grafis low atau smooth. Perlu diketahui bahwa Galaxy A02 tidak memiliki sensor sidik jari. Cukup disayangkan, namun tetap bisa dimaklumi mengingat harganya yang tidak hingga 1,5 juta. Itu artinya, sistem pengunciannya cuma terbatas pada PIN, pattern, dan password saja.

Review Huawei Matebook D16

Samsung Galaxy A02 punya layar 6,5 inci HD Plus yang menurut kami sudah tergolong lega dan memuaskan untuk smartphone kelas entry-level. Kini beralih ke bagian sisinya, di sisi bagian bawah masih ada audio jack 3,5mm yang disempurnakan port Micro-USB dan lubang speaker. Galaxy A02 di dukung Chipset Mediatek MT6739W dengan CPU Quad-core 1.5 GHz. Sebagaimana targetnya untuk pengguna entry level, chipset tersebut cukup mumpuni bersama fitur-fitur standar. Walaupun chipset yang digunakan bukan yang paling hemat daya, nyatanya smartphone ini punya daya tahan baterai cukup awet. Dengan kapasitas 5,000 mAh, saya bisa menggunakannya secara intensif seharian penuh.

Sehingga hanya bisa dimanfaatkan untuk satu aplikasi didalam satu waktu saja. Itulah impresi awal kami kala melihat tampilan Samsung Galaxy A02 untuk pertama kali. Berdasarkan review Samsung Galaxy A02 yang kami lakukan, baterai 5.000 mAh mampu memberikan screen on time selama 12 jam 45 menit dengan baterai sisa sebanyak 20 persen. Maka dari itu, kami menganjurkan smartphone ini untuk pengguna yang cuma memerlukan smartphone menggerakkan tugas-tugas mudah atau untuk sekolah online misalnya. Kami sedikit kurang senang bersama dengan kinerja dan performa berasal dari Galaxy A02. Saat menggerakkan aplikasi misalnya, kinerja ponsel terasa begitu laggy, walaupun tidak terlalu parah.
Untuk lebih jelasnya, Blibli Friends dapat menyimak ulasan mengenai spesifikasi, persamaan serta perbedaan ke-2 seri A Samsung, berikut ini. Nah, andaikan penasaran, Pricebook dapat pilihkan rekomendasi hp Samsung harga 1 jutaan yang bisa dibeli. Pastinya yang sudah mempunyai spesifikasi terbaik untuk sehari-hari. Harga Samsung Galaxy A02 sendiri dibanderol cukup tidak mahal di kisaran 1 jutaan. Selain layar dengan panel yang membuat efisiensi tinggi, gambar yang tampil lebih mengagumkan berkat resolusi FHD yang dihadirkan di Samsung Galaxy A02. Mungkin ada baiknya Entry Level Samsung tidak menggunakan chipset lawas MediaTek 6739.
Bahkan tidak ada opsi untuk berikan watermark, cuma ada opsi tambahan untuk berikan tombol kamera virtual yang bisa dipindah-pindah. Kamera depannya beresolusi 5MP f/2.0, dan bersama dengan resolusi yang cukup ngepas, detilnya tergolong baik. Sementara untuk video, resolusi maksimum menggapai full HD 30fps tanpa dukungan EIS. Bezelnya tergolong sedikit tebal, jadi di antara faktor yang buat dimensinya besar. Layarnya sendiri punya kualitas yang memadai, nggak jelek, tapi juga bukan yang paling baik di kelasnya.